Ada kesalahan di dalam gadget ini

Kamis, 17 Maret 2011

5 Cara Mengatasi Kegagalan dan Kekecewaan

Hal yang paling menyakitkan dalam hidup ini mungkin bila kita mengalami kekecewaan. Kenyataan tidak seperti yang kita harapkan, atau sesuatu yang kita harapkan tidak terjadi seperti yang kita inginkan. Hal ini pasti terjadi dan ... as the wise says "you'll better prepare !" Di bawah ini ada beberapa tips yang mungkin bisa kita gunakan untuk menghadapi hal-hal tersebut.

Sepuluh tahun yang lalu, saya membaca sebuah buku tentang berpikir positif karangan bapak Norman V. Buku ini banyak merubah cara saya menghadapi hidup ini, singkat kata kita bisa lebih positif menghadapi realitas kehidupan ini. Apa ini berarti bahwa kejadian yang tidak enak atau mengecewakan itu akan hilang setelah kita berpikir positif ... No ! Jelas mereka akan tetap terjadi apapun cara pandang kita ... mau negatif, kek ... positif... sama saja. Tetapi kita dapat dengan tenang menghadapi itu semua karena kita berharap yang terbaik. Misalnya, pernah suatu kali saya kehilangan uang dalam perjalanan naik bis. Saya langsung melihat sisa uang apa masih cukup untuk pulang ke rumah. Lalu saya mengucap syukur karena masih cukup walaupun mepet. Itu yang saya lakukan, tentu saja lain kali saya berjanji tidak ceroboh lagi. Menyesal .... dikit mungkin ... but "life must go on"

Jadi pertama "Siapkan Mental" untuk menghadapi semua kejadian yang mungkin terjadi jangan terlalu menyesal, jengkel, dll. Jalan terus, teman !

Seringkali kita lupa bahwa banyak hal kita bisa persiapkan lebih baik sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan. Seperti halnya ujian yang pasti akan datang pada akhir semester, begitu pula halnya kejadian, kegagalan, dan kekecewaan pasti akan datang. Hal yang kedua ini lebih bersifat pencegahan, yaitu : belajar agar kemungkinan untuk gagal/kecewa itu bisa diperkecil. Dari mana kita belajar ? Bermacam-macam caranya, mulai dari melihat pengalaman baik kepunyaan orang lain maupun pengalaman kita sendiri. Belajar dari orang lain bisa melalui buku yang mengajarkan tentang hal itu. Jangan kita merasa kita sudah mengerti semua hal .... ingat kita mahluk sosial, yang membutuhkan orang lain. Kalau orang lain sudah gagal di suatu bidang dan dia akhirnya bisa mengatasinya, belajar dari orang tersebut, jangan buang waktu kita untuk mencari cara kita sendiri karena hidup ini singkat.

Yang ketiga adalah hal yang sederhana tapi sering lupa untuk dilakukan. Hal itu adalah mempraktekkan/melakukan apa yang sudah dipelajari. Jangan tunda sampai abad berikutnya, segera cari waktu untuk mempraktekkannya dan "lihat apa yang terjadi " :)

Berikutnya adalah memanfaatkan kekuatan pikiran yang digabungkan. Praktisnya adalah it's better to think with many heads than with one. Ini yang keempat. Cobalah ceritakan kesulitanmu dengan teman sekerja, atau orang lain. Anda akan terheran-heran, bahkan mungkin teman anda tersebut tidak memberikan satu masukanpun, dengan menceritakannya anda dapat menyederhanakan masalah itu bahkan mendapatkan solusinya. Jadi muailah percakapan itu !

Kelima, adalah mau berubah. Terakhir dan yang paling penting, karena orang yang mau berubah itu seumpama periuk yang terbuat dari tanah liat yang mudah dibentuk sehingga memudahkan pembuatnya menjadikannya mahakarya yang indah. Jangan lupa beri komentarnya di bawah ini ya ....! Tq.

Rabu, 09 Maret 2011

Season of Life

Setiap kita pasti menghadapi musim-musim dalam kehidupan ini, seperti alam ini juga mempunyai musim-musimnya. Setiap musim mempunyai karakteristik sendiri yang berbeda satu sama lain.

Mungkin bedanya dengan alam adalah musimnya selalu berulang, walaupun waktunya sudah tidak bisa diprediksi lagi seperti dahulu.

Musim di kehidupan adalah suatu kejadian penting yang menandai perubahan mendasar yang akan terjadi. Hal ini bisa berupa peristiwa kelulusan, pernikahan, kelahiran anak, atau kematian.

Saat kita melihat mendung gelap, kita menyiapkan diri dengan membawa jas hujan atau payung, namun saat terjadi perubahan musim dalam kehidupan kita apakah kita sudah menyiapkan diri ?

Minggu, 05 Juli 2009

Michael Jackson

Raja musik pop sudah meninggal. Suatu yang mengejutkan sekali. Gak nyangka kalo si "raja" bakal cepet banget meninggalkan dunia ini. Kontroversi kematiannya masih ada sampai sekarang ... dasar orang terkenal ... banyak duit ... banyak utang ... banyak penggemar ... banyak masalah. Di sisi lain ... sedikit teman (yg sejati) ... sedikit kebahagiaan (kali ..?).
Di sisi musiknya, aku salut banget sama orang ini, inovatif mengolah jenis musik, kayaknya gak pernah ketinggalan jaman. Seingatku pada album-albumnya pada tahun 80-90an selalu memakai musisi-musisi kelas satu sebagai pengisi. Akibatnya albumnya selalu berkelas satu juga. Salut deh pokoknya ! bye ..bye Jacko.

Jumat, 10 April 2009

Apa Hubungan Warna dan Bunyi ?

Para peneliti baru-baru ini meneliti tentang hubungan antara warna dan bunyi. Cahaya merupakan rangkaian frekuensi tertentu, sedangkan hal yang sama juga berlaku untuk bunyi.
Ada tujuh warna dasar yang dapat ditangkap oleh penglihatan manusia dan ada tujuh not dalam tangga nada mayor. Tabel di bawah ini menunjukkan hubungan antara warna dan bunyi.



Para peneliti tersebut mencoba menghubungkan bunyi not-not pada piano dengan warna-warna dari pelangi dan menemukan apa yang mereka sebutkan sebagai spektrum musikal.
Pada tahun 1806, Christian Schubert menemukan bahwa kunci tertentu memperkuat/membangkitkan perasaan dan mood tertentu. Dan inilah kunci-kunci tersebut :
D = Celebration (Perayaan)
B = Passion (Semangat)
G = Nature (Alam)

Bila dihubungkan dengan emosi jiwa maka kira-kira inilah persamaan yang bisa didapatkan :
= HEAT + PASSION





= RUSTIC + TRANQUIL





= JOY + VITALITY

sehingga dapat dirumuskan persamaan antara sains dan emosi manusia.

Rabu, 19 November 2008

The "10 minutes" magic

Banyak dari kita ingin mengerjakan banyak hal dalam sisa hidup ini. Tapi jujur saja cuma sedikitttt sekali yang bisa melakukan apa yang kita inginkan.
Saya mencoba mempraktekkan "the 10 minutes", caranya saat ada waktu luang saya berkata pada diri saya sendiri "Ayo lakukan tugas/pekerjaan ini. 10 menit saja ! Setelah itu kamu boleh kerjakan sesuatu yang lebih menyenangkan."
Pertama kali memang agak berat untuk memulai. Tapi setelah berjalan, tanpa sadar saya sudah mengerjakannya selama lebih dari 1/2 jam ! Cara ini memang sangat sederhana tapi cobalah ..... it's work man! at least for me! ;)
Berikan tanggapan ya !